Al-Hadits

Memahami Hadits Nabi Sesuai Pemahaman Salafush-Shalih

Shahih Bukhari 3877. Firman Allah Ta’ala: {Wahai Rasul, sampaikanlah apa yang telah diturunkan kepadamu dari Rabbmu

pada 17 Februari 2015

Riwayat #1

حَدَّثَنَا الْفَضْلُ بْنُ يَعْقُوبَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ جَعْفَرٍ الرَّقِّيُّ حَدَّثَنَا الْمُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمُزَنِيُّ وَزِيَادُ بْنُ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ حَيَّةَ قَالَ الْمُغِيرَةُ
أَخْبَرَنَا نَبِيُّنَا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رِسَالَةِ رَبِّنَا أَنَّهُ مَنْ قُتِلَ مِنَّا صَارَ إِلَى الْجَنَّةِ

Telah menceritakan kepada kami Al Fadll bin Ya’qub telah menceritakan kepada kami ‘Abdulloh bin Ja’far Ar Raqqi telah menceritakan kepada kami Al Mu’tamir bin Sulaiman telah menceritakan kepada kami Sa’id bin Ubaidulloh Ats Tsaqafi telah menceritakan kepada kami Bakar bin Abdulloh Al Muzani, dan Ziyad bin Jubair bin Hayyah dari Jubair bin Hayyah, Mughirah berkata, “Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kami dari risalah Rabb kami, bahwa siapa saja dari kami yang terbunuh, maka ia akan menuju surga.”

Riwayat #2

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ مَنْ حَدَّثَكَ أَنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَمَ شَيْئًا وَقَالَ مُحَمَّدٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
مَنْ حَدَّثَكَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَتَمَ شَيْئًا مِنْ الْوَحْيِ فَلَا تُصَدِّقْهُ إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ
{ يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ }

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ismail dari Asy Sya’bi dari Masruq dari Aisyah radliyallohu’anhuma, ia berkata, “Siapa saja yang menceritakan kepadamu bahwa Muhammad shallallohu ‘alaihi wasallam menyembunyikan sesuatu…sedang Muhammad berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Amir Al ‘Aqadi telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Ismail bin Abu Khalid dari Asy Sya’bi dari Masruq dari ‘Aisyah berkata, “Siapa saja yang menceritakan kepadamu bahwa Nabi shallallohu ‘alaihi wasallam menyembunyikan sesuatu dari wahyu, maka janganlah kamu mempercayainya, sebab Alloh Ta’ala berfirman: ‘(Wahai rasul, sampaikan yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu, jika kamu tidak mengerjakan lantas tidak kau sampaikan risalah….) ‘ (Qs. Al Maidah: 67).

Riwayat #3

حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُرَحْبِيلَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ
قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الذَّنْبِ أَكْبَرُ عِنْدَ اللَّهِ قَالَ أَنْ تَدْعُوَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ قَالَ ثُمَّ أَيْ قَالَ ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ مَخَافَةَ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قَالَ ثُمَّ أَيْ قَالَ أَنْ تُزَانِيَ حَلِيلَةَ جَارِكَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَصْدِيقَهَا
{ وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا يُضَاعَفْ لَهُ الْعَذَابُ }
الْآيَةَ

Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Wail dari ‘Amru bin Syurahbil berkata, Abdulloh berkata, “Seorang laki-laki berkata, ‘Wahai Rasululloh, dosa apakah yang terbesar di sisi Alloh? ‘ Nabi menjawab: ‘Engkau menjadikan tandingan bagi Alloh, padahal Dialah yang menciptamu.’ Laki-laki tersebut bertanya lagi, ‘Lantas apa lagi? ‘ Nabi menjawab: ‘Engkau bunuh anakmu karena khawatir makan bersamamu.’ Laki-laki itu bertanya lagi, ‘Lantas apa? ‘ Nabi menjawab: ‘Engkau berzina dengan wanita tetanggamu.’ Lantas Alloh menurunkan ayat yang membenarkannya: ‘(Dan orang-orang yang tidak menyeru Tuhan lain disamping menyeru Alloh, dan tidak membunuh jiwa yang Alloh haramkan selain dengan alasan yang benar, dan tidak berzina, dan barangsiapa melakukan yang demikian ia akan memperoleh dosa dan akan dilipat gandakan siksa baginya) ‘. (Qs. Al Furqan: 68-69).

sumber : http://www.artikel-islam.com/bukhori/page/2/

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: